Desain Arsitektural Unik

Interior Tradisional Eklektik, Tampilan Gaya yang Unik dan Impresif

Setiap orang bisa menyukai lebih dari satu gaya desain tertentu, hingga seringkali kebingungan menentukan apa gaya yang tepat untuk diaplikasikan pada hunian mereka.

Namun, pernahkah Anda terpikir untuk mendesain sebuah ruang dengan mengawinkan beberapa gaya desain sekaligus? Dalam desain interior dan dalam seni secara umum, kombinasi dan perpaduan dari beberapa gaya biasa disebut dengan eklektik. Gaya eklektik bisa mengakomodasi kebutuhan akan lebih dari satu pilihan gaya kesukaan.

Sebelum membahas bagaimana gaya desain interior ekletik diterapkan, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu konsep desain tersebut. Secara umum, eklektik adalah sebuah gaya yang mengombinasikan beberapa elemen hingga gaya interior menjadi satu.

Ekletik bertujuan menciptakan keselarasan yang sesuai dari gabungan gaya yang unik dan berbeda-beda.

Eklektik sangat memungkinkan Anda mengekpresikan dua gaya desain atau bahkan lebih dalam satu konsep interior. Seperti menggabungkan gaya desain tradisional dengan beberapa elemen modern atau minimalis, sembari tetap memertahankan karakter gaya tradisionalnya yang khas.

Anda memang dapat sebebas-bebasnya mendesain ruang dengan gaya tradisional dan penggabungan elemen lain di dalamnya. Namun alangkah baiknya, Anda juga memerhatikan karakteristik ruangan, perabotan, hingga skema warna yang akan digunakan.

Berikut beberapa cara mendekorasi interior rumah bergaya tradisional eklektik. Anda dapat mengaplikasikan gaya desain tradisional eklektik tidak hanya pada tempat tinggal, namun juga kantor, kafe, atau bahkan ruang-ruang komersial lainnya.

Eklektisme adalah gaya desain dan arsitektur yang muncul pada abad ke-19 dan 20. Gaya ini menggabungkan unsur gaya historis dari masa sebelumnya untuk menciptakan sesuatu yang baru dan asli. Dalam arsitektur dan desain interior, elemen-elemen ini mencakup struktur bangunan, furnitur, motif dekorasi, ornamen sejarah, motif budaya tradisional atau gaya dari negara lain.

Ruang tamu gaya elektik (Sumber: unicuu.com)

Gaya eklektik juga digunakan untuk desain rumah pada abad ke-20. Pada saat itu rumah adalah simbol dari kekayaan dan kemakmuran. Semakin mewah isi rumah, semakin tinggi derajat kebangsawanan seseorang. Secara estetika, gaya ini lebih berkaca pada gaya masa lampau daripada masa depan. Tidak heran terdapat berbagai unsur arsitektur di dalamnya, seperti Gotik, Rococo dan Victorian.

Rumah dengan gaya elektik (Sumber: pinterest.com)

Gaya eklektik adalah sebuah gaya desain yang memiliki metode menggabungkan berbagai aspek, ide, teori yang ditujukan untuk membuat arsitektur terbaik dengan kombinasi yang ada. Eklektisme tidak selalu menggabungkan, tetapi kadang hanya menerapkan salah satu gaya saja, hanya saja dalam bentuk konstruksi, fungsi, dan sisi konseptual berbeda dari sistem yang asli.

Sejarahnya, pada abad ke-19, Eropa dan Amerika Serikat mengalami Revolusi Industri besar-besaran, yang juga memunculkan material baru pada arsitektur. Besi cor, besi tempa, baja, dan kaca muncul sebagai bahan bangunan yang lebih praktis untuk digunakan. Namun, tanpa petunjuk bagaimana menggunakan bahan-bahan baru tersebut, banyak arsitek yang mencari inspirasi dan melihat pada gaya arsitektur masa lalu. Abad ke-19 identik dengan serangkaian ‘revival movements’, di mana gaya masa lalu kembali muncul sebagai simbol dari kekuasaan modern.

Eklektik muncul pada akhir abad ke-19 karena para arsitek pada saat itu ingin mencari gaya baru yang belum pernah orang lihat sebelumnya. Dengan dasar gaya-gaya desain masa lalu, mereka kemudian mencampur dan memadukan berbagai macam gaya yang akhirnya memberikan banyak inspirasi dengan kebebasan berekspresi. Kekuatan pendorong utama dari Ekletisme adalah penciptaan, bukan nostalgia dan ingin membuat desain yang original.

Berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan gaya eklektik:

Desain interior gaya elektik (Sumber: citiesstore.com)

Focal point

Ketika Anda mengatur tata letak ruangan, perlu diingat meskipun gaya elektik adalah gaya yang menggabungkan gaya dan periode melalui berbagai macam jenis barang, harus terdapat focal point pada ruangan. Tonjolkan sesuatu yang eye catching, seperti aksen pada dinding atau item dekoratif mencolok lainnya.

Furnitur fungsional (Sumber: flickr.com)

Furnitur yang fungsional

Kenyamanan dan kemudahan dari furnitur dan desain interior adalah kriteria utama gaya elektik. Semua item dalam ruangan harus fungsional dan praktis, tidak hanya indah. Itu sebabnya dalam gaya elektik kita sering menemukan mebel antik dan modern dapat saling melengkapi. Lemari antik bisa diletakkan berdampingan dengan lemari built-in modern, meja kaca minimalis atau kursi klasik dengan jok bordir emas.

Penempatan aksesoris yang selaras dan konsisten (Sumber: popsugar.com)

Konsisten

Sifat dari gaya eklektik mungkin memang bervariasi, tetapi tiap ruangan yang ada di rumah harus bisa selaras satu sama lain. Ruang di rumah Anda akan terlihat tidak konsisten atau terputus jika terdapat banyak perubahan antara ruang satu dengan yang lain. Jika Anda telah memutuskan untuk menggunakan gaya eklektik pada rumah, buatlah suasana yang selaras pada setiap ruang di seluruh rumah.

Abu-abu sebagai warna utama (Sumber: www.interiordesign3.com)

Pilih satu warna utama

Satu warna harus berfungsi sebagai faktor pemersatu dari keseluruhan desain rumah Anda. Bisa hijau atau off white, pastikan untuk memilih satu warna yang dapat mengkolaborasikan keseluruhan tampilan.

Dekorasi gaya elektik (Sumber: www.brit.co)

Penekanan pada dekorasi

Ini merupakan salah satu aturan dasar gaya elektik. Ukiran pada furnitur kayu, kaki melengkung pada kursi, dan desain besi tempa dapat menghiasi interior dan melengkapi gambaran keseluruhan ruangan. Kain tekstil besar dan mahal, tirai besar, seprei mahal dan bantal pada sofa, ruffles, pita, dan renda dicampur bersama-sama dalam gaya elektik.

Pola geometris pada lantai (Sumber: pinterest.com)

Pola geometris

Pola geometris pada furnitur dan wallpaper adalah karakteristik lain dari gaya elektik. Kebanyakan pola-pola populer yang sering digunakan adalah zigzag, vertikal, garis horizontal, dan lingkaran.

Lantai parket pada gaya elektik (Sumber: elegantlygrounded.com)

Lantai dan atap

Lantai yang sering digunakan adalah lantai parket, laminate, kayu solid atau ubin. Lantai sering dihiasi dengan karpet buatan tangan khas India dengan pola bunga-bunga. Anda dapat membuat atap satu level atau multi-level dengan bahan semen atau juga dihias dengan lukisan. Pencahayaan dapat berupa lampu kristal, chandelier, atau bahkan lampu bergaya urban kontemporer.

Lukisan sederhana pada dinding (Sumber: ghar360.com)

Dinding

Dinding seringkali dihiasi dengan wallpaper, tirai atau sticker yang dekoratif. Sebuah lukisan dinding sederhana juga dapat menjadi pilihan. Warna yang sering digunakan mulai dari putih, abu-abu, hingga coklat. Untuk menambah hasil kontras, Anda dapat menghias salah satu dinding dengan batu bata.

Furnitur vintage (Sumber: thecottagemarket.com)

Gaya furnitur

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, kriteria utama dalam pemilihan furnitur adalah fungsionalitas. Akan tetapi, jangan lupakan juga sisi estetika. Gaya elektik menyukai furnitur vintage dengan pola kayu yang jelas, besi, ornamen bunga, dan kain bordir. Sofa lembut dan nyaman, mebel antik dan modern dikombinasikan dengan sempurna pada gaya elektik. Bahan-bahan yang digunakan antara lain satin, kulit, beludru, dan corduroy.

Aksesoris gaya elektik (Sumber: nyceiling.com)

Aksesoris

Ada banyak aksesoris yang dapat digunakan pada gaya elektik, seperti lukisan orang zaman dahulu, barang-barang rumah tangga, cermin besar dengan bingkai emas, vas kristal dan bingkai foto. Dalam dekorasi gaya elektik, setiap aksesoris yang digunakan harus memberikan kesan bahwa Anda telah mengumpulkan semuanya selama bertahun-tahun. Mungkin aksesoris yang digunakan bisa terkait dengan kenangan yang menyenangkan dari masa lalu atau impian Anda di masa depan.