BAHAN MENTAH

Produk hiasan rumah diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Biasanya,produk hiasan rumah  dihasilkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang industri maupun manufaktur. Untuk menghasilkan produk hiasan rumah ini, produsen memerlukan bahan. Jenis bahan yang digunakan dalam proses produksi dibedakan menjadi dua, yakni bahan mentah,bahan setengah mentah & bahan penolong. Ketiganya  merupakan sumber daya terbesar yang diperlukan untuk kelangsungan proses produksi. Tanpa keduanya, bisa jadi kegiatan produksi akan terhambat.

Apa perbedaan antara bahan baku dan bahan penolong?

Pengertian Bahan Mentah

Bahan Mentah adalah bahan mentah utama yang diperlukan untuk membuat barang hasil produksi/hiasan rumah.Bahan mentah ini kemudian akan diolah melalui proses tertentu untuk dijadikan produk hiasan rumah, baik barang jadi maupun barang setengah jadi lalu kemudian dijual untuk memenuhi kebutuhan manusia.

  1. Bagaimana cara mendapatkan barang mentah? Barang mentah bisa diperoleh dari berbagai cara, tergantung bahan apa yang diperlukan. Contoh bahan mentah untuk hiasan rumah misalnya kulit kerang untuk pembuatan hiasan meja. Jika bahan mentah tersebut tersedia secara melimpah di alam, maka bisa diperoleh secara langsung di alam. Sedangkan bahan utama (bahan mentah) yang tidak tersedia di wilayah proses produksi dilakukan, maka bisa didatangkan dari luar kota atau bahkan luar negeri. Tentunya hal ini akan membuat biaya produksi semakin mahal yang berimbas pada harga jual barang hiasan rumah yang dihasilkan. Ada pula bahan mentah yang harus diolah terlebih dahulu baru bisa digunakan untuk produksi, contohnya seperti bijih besi.
  2. Untuk jenisnya sendiri, bahan mentah dibedakan menjadi dua sifat, yakni langsung dan tidak langsung.Bahan mentah langsung adalah bahan yang akan menjadi bagian dari barang hasil produksi, sedangkan bahan mentah tak langsung adalah bahan yang berperan dalam pembuatan barang produksi, tetapi wujudnya tidak langsung terlihat pada barang yang dihasilkan. Contoh dari hal ini adalah pembuatan taplak meja. Bahan langsung dalam pembuatan taplak meja ini adalah kain, sedangkan contoh bahan tidak langsung adalah benang untuk menjahit dan kancing sebagai aksesori taplak meja.

Pengertian Bahan Penolong

  1. Sama seperti bahan sebelumnya, bahan penolong juga merupakan bahan yang diperlukan untuk proses produksi, tetapi hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi saja. Bedanya dengan bahan  tak langsung adalah jika bahan tak langsung tidak tersedia, maka proses produksi bisa terganggu. Sedangkan jika bahan penolong yang tidak tersedia, proses produksi barang masih bisa dilakukan. Namun hal ini biasanya menyebabkan penurunan kualitas barang.
  2. Perbedaan Mendasar Bahan mentah dan Bahan Penolong
  3. Dari contoh di atas dapat kita lihat bahwa kebutuhan akan bahan mentah lebih besar. Tanpa adanya bahan utama ini, maka proses produksi tidak bisa dilakukan. Sedangkan tanpa bahan penolong, proses produksi masih bisa dilanjutkan tetapi dengan kemungkinan menurunnya efisiensi. Mengenai porsinya sendiri, tentu saja bahan utama (bahan mentah) memiliki porsi yang lebih besar, terutama yang bersifat langsung. Sedangkan bahan penolong memiliki porsi yang sangat kecil, bahkan pemakaiannya pun bisa dihilangkan atau diganti dengan bahan lain. Misalnya dalam pembuatan taplak meja. Jika tidak ada kain, apa yang akan diolah?

Karena bahan mentah memiliki porsi yang dominan dalam penggunaannya, maka harga yang dikeluarkan pun juga lebih banyak. Jika harga bahan ini naik, maka akan berimbas pada harga jual barang yang dihasilkan. Berbeda dengan harga bahan penolong, meskipun naik maka imbas kenaikannya tidak begitu signifikan terhadap harga jual barang yang dihasilkan.